Cara Membuat Akun Instagram

Perlu diketahui bahwa kita bisa membuat akun IG dengan email, nomor handphone ataupun menggunakan akun Facebook. Sebelum mulai membuat akun, pastikan aplikasi Instagram sudah terinstall.

Berikut ini adalah cara membuat akun Instagram menggunakan email.
1. Buka aplikasi Instagram, dan klik “Sign Up” di bagian bawah layar

2. Pilih opsi “Sign Up with Phone or Email”

3. Jika tampilan yang muncul adalah form pendaftaran akun dengan no HP, maka pilih opsi “Sign up with your email instead”

4. Masukkan email ke dalam kolom yang tersedia

5. Klik “Next”


6. Masukkan nama lengkap, username, dan password pad masing-masing kolom yang tersedia. Berikut contohnya:

7. Tambahkan foto profil.

8. Klik “Next”

9. Instagram akan menawarkan Anda untuk menambah teman dengan menghubungkan akun Instagram ke akun Facebook atau ke daftar kontak. Untuk sementara bisa dilewati dengan klik tombol “Skip” di bagian bawah layar.

10. Whalaaa, selamata akun Anda sudah siap digunakan!

Meningkatkan Penjualan IG dengan One Like One Comment (OLOC)


Tidak semua followers yang kita dapatkan melakukan pembelian barang/jasa yang kita jual. Artinya, jumlah followers tidak mutlak berbanding lurus dengan penjualan. Oleh karena itu, perlu dilakukan cara-cara lain untuk menaikkan trafik yang benar-benar terkonversi ke penjualan.

Salah satu cara yang mulai populer adalah dengan meningkatkan likes dan comment per foto. Para pemilik online shop IG percaya bahwa semakin banyak likes dan comment, semakin besar ketertarikan orang untuk membeli.

Ya intinya tindakan ini ingin membuat akun kita se-organik mungkin: followersnya tinggi, engagement tinggi, dan konversi penjualannya juga tinggi.

One Like One Comment biasa dilakukan dalan grup Line. Anggotanya bisa puluhan bahkan ratusan. Mirip dengan Shout for Shout (SFS), dalam grup tersebut ada peraturan-peraturan tertentu seperti cara presensi member grup, batas foto yang digunakan dalam OLOC, durasi waktu untuk melakukan OLOC, dan cara laporan.

Pada jam yang disepakati, member grup akan memberikan likes dan comment kepada setiap member grup yang lain. Likes dan comment ini memang dilakukan secara manual agar hasilnya tidak terkesan “buatan” dan tidak berisiko kena banned.

Foto dan Caption


Menjual produk secara online memiliki banyak perbedaan dengan menjual produk secara offline. Salah satu kunci penjualan online adalah penggunaan caption. Caption adalah text tambahan yang dicantumkan saat posting photo. Karena calon pembeli online tidak bisa melakukan interaksi fisik dengan barang yang kita jual, maka salah satu ukuran yang akan mereka jadikan dasar untuk mengambil keputusan beli atau tidak adalah foto dan caption.

Caption yang baik memang gampang – gampang susah, namun bukan berarti tidak bisa dipelajari. Tidak ada ukuran yang pasti mengenai caption yang paling baik. Beberapa customer menyukai caption yang singkat, beberapa yang lain tidak menyukai caption yang berlebihan dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Akan tetapi secara umum caption yang baik adalah yang singkat.

Caption biasanya menggambarkan kebutuhan manusia yakni fear (ketakutan) dan greedy (keserakahan). Contoh kata kata yang menggambarkan ketakutan adalah kulit hitam, baju ketinggalan jaman, dll. Sedangkan contoh kata - kata yang menggambarkan greedy antara lain lebih cantik, lebih modis, dll. Selain itu, dalam caption ada baiknya juga mencatumkan unsur kemudahan dan angka. Misalnya "dapatkan 3 baju hanya dengan seratus ribu rupiah".

Menambah Follower IG dengan Jasa Promosi (JasProm)


Jasa promosi merupakan metode iklan dengan optimalisasi hashtag. Pemilik jasprom akan memposting foto dengan hashtag yang kita sasar dengan frekuensi tinggi. Dengan demikian, online shop kita akan menjadi urutan teratas saat ada calon pembeli yang mencari produk kita berdasarkan hashtag.

Metode ini akan optimal jika produk yang kita jual adalah produk yang umum seperti produk untuk ibu dan bayi, produk hijab, pakaian, dll. Jika produknya sangat spesifik, metode ini mungkin kurang cocok.

Menambah Followers IG dengan Endorse Artis dan Selebgram


Endorse artinya kita memberikan produk atau jasa kepada selebgram untuk diberikan testimoni berupa foto maupun caption. Semakin terkenal selebgram tersebut, bisa dilihat dari jumlah followersnya, semakin mahal juga biaya endorsenya. Beberapa artis TV yang memiliki akun instagram juga membuka endorsement. Biaya endorsenya sangat mahal, berkisar di angka jutaan. 

Untuk online shop yang budgetnya tidak terlalu besar, cobalah endorse ke selebgram newbie. Ciri selebgram newbie adalah mereka belum memiliki “manager” atau cp. Biaya endorse selebgram newbie relatif murah dan biasanya kualitas testimoni mereka juga tidak kalah mengecewakan. Beberapa di antaranya malah menggunakan foto testimoni dengan kamera profesional.

Endorse ke selebgram besar belum tentu berpengaruh signifikan terhadap penjualan. Sehingga ada baiknya berhati hati dalam endorse.

Cara Memperbanyak Follower IG dengan Follow for Follow (FFF)


Follow for follow (FFF) merupakan metode promosi paling murah, karena nyaris tidak ada cash yang harus dikeluarkan. Kita hanya memerlukan koneksi internet dan komitmen waktu untuk mengerjakan.

FFF artinya kita mengikuti/follow online shop (olshop) dengan tema yang mirip (kita sebut akun sasaran), lalu kita follow satu per satu followersnya. Setelah sebagian mem-follow balik akun kita, kita unfollow semua akun yang tadi kita follow.

Salah satu tips untuk FFF adalah meng-kunci akun IG kita. Ini akan meningkatkan rasa penasaran akun yang kita follow, sehingga memperbesar kemungkinan dia follow balik. Selain itu pastikan memasang profile picture yang jelas, foto dengan resolusi yang cukup, serta profile yang memadai. Ini akan menjadi informasi pertama yang ditangkap oleh calon follower sekaligus potential buyer akan onlineshop dan produk yang kita jual.

Jika akun sasaran sesuai, biasanya akan ada sekitar 10% akun yang akan follow balik akun kita. Ini adalah angka kisaran berdasarkan pengalaman saya, tidak berlaku mutlak ya. Yang perlu diperhatikan adalah limit follow yang berlaku di instagram. Hingga Februari 2016 melakukan follow 500 dalam sehari masih terhintung aman. Lebih dari itu terancam kena blokir. Blokir bisa sehari bisa juga sampai seminggu. Kalau kena blokir, artinya kita harus berhenti melakukan FFF ini. Jadi pelan pelan saja ga usah nafsu.

Cara Menambah Follower dengan Paid Keroyok (PK)


Paid Keroyok (PK) dikenal juga dengan nama kerokan, artinya kita membayar online shop (olshop) lain untuk memasang iklan (foto dan caption) kita saat mereka mengikuti SFS. Follower akan bertambah ke akun kita alih alih ke akun yang mengerjakan PK. Dengan demikian kita akan mendapatkan manfaat dari SFS tanpa perlu spamming di akun kita sendiri.

PK membuka kemungkinan bagi olshop baru yang masih minim followers untuk ditampilkan iklannya di olshop dengan follower yang jauh lebih banyak. Bukan tidak mungkin iklan onlineshop dengan follower kurang dari 100 bisa nangkring di jajaran olshop dengan follower 100K.

Metode ini sangat bagus untuk olshop baru karena masuk ke grup SFS dengan follower yang banyak akan membuka kesempatan lebih besar untuk bertambahnya follower. Hal ini bergantung kemampuan kita membayar, karena harga PK di olshop berbanding lurus dengan jumlah follower mereka. Semakin tinggi followernya, semakin banyak rupiah yang harus di bayar.

PK biasanya dijual satuan maupun paket mingguan maupun bulanan. Harga PK biasanya mengikuti jumlah followers. Misal untuk olshop dengan follower 25K, maka harga bayar sekali PK di olshop tersebut adalah IDR 25.000 per sekali posting. Durasi iklan ditampilkan bervariasi bergantung kesepakatan. Harga paket biasanya lebih murah.

PKT (Paid Keroyok Target) 
Ini adalah metode turunan dari PK hanya saja ada target pencapain follower. Target biasanya berkisar antara 1K hingga 15K. PKT biasanya dilakukan dalam suatu grup. Biayanya pun tidak murah, mencapai angka jutaan.

Bagi olshop dengan model besar, metode ini mungkin memang sangat menggiurkan. Pemilik olhop hanya perlu membayar dan follower akan bertambah hingga ribuan. Namun demikian banyak cerita miring mengenai metode ini karena prosesnya yang sangat lama dan sering bermasalah.

PKTP (Paid Keroyok Target Personal) 
Metode ini juga merupakan turunan dari PK. Bedanya denga PKT, metode ini menggunakan “jalur pribadi” ke satu olshop. Artinya, kerjasama dilakukan langsung dengan satu owner suatu online shop. Penyedia jasa ini masih sangat sedikit sehingga harganya pun jauh lebih mahal daripada PKT. Untuk target 20K harganya hingga 7 juta.

Menambah Follower IG dengan Paid Promote (PP)


Paid promote (PP) adalah promo berbayar di suatu akun dengan follower yang lebih banyak dari akun online shop (olshop) kita. Akun yang dibayar untuk PP akan memposting foto dan caption yang kita sediakan dengan kesepakatan harga dan durasi tertentu.

Berbeda dengan SFS yang one-to-many, hubungan bisnis dalam PP adalah one-to-one. Artinya iklan kita hanya akan dipasang di satu olshop tempat kita mendaftar PK. Artinya, potential customer kita adalah sebanyak follower olshop tersebut.

PP biasanya dilakukan di akun publik, namun saat ini tidak sedikit juga olshop yang membuka jasa PP. Biasanya jasa PP dibuka oleh akun dengan followers minimum 10K.

Pastikan Anda memilih akun dengan tema yang tidak jauh berbeda dengan tema barang/jasa yang Anda jual. Hal ini akan memperbesar kemungkin customer untuk melirik produk kita. Misal, produk yang dijual adalah tas backpack untuk travelling. Maka contoh akun yang bisa Anda pilih untuk PP adalah akun publik yang mereview tempat travelling, akun humor yang ditujukan untuk anak muda, dll.

Memperbanyak Followers IG dengan SFS Shout for Shout


Shout for shout atau SFS mungkin adalah cara memperbanyak followers instagram yang paling populer. SFS merupakan kumpulan atau grup online shop (olshop) yang saling bertukar promosi di akun masing-masing. Satu grup biasanya berisi dua puluhan olshop. Grup dibentuk berdasarkan jumlah follower, misal grup dengan follower 1K (1K=1000), 5K, 10K, dst. Namun untuk sekarang ini agak susah menemukan grup SFS untuk IG kurang dari 3K follower. Bukan berarti tidak ada, jika tekun mencari kadang ada juga.

Anggota grup SFS akan mensepakati hari tertentu untuk posting foto promosi masing masing olshop selama durasi tertentu, biasanya tiga hingga lima jam. Meskipun konsepnya terdengar sederhana, namun pada prakteknya SFS ini memiliki aturan yang panjang dan detail. Peraturan biasanya dishare setelah join dengan grup yang dimaksud. Komunikasi grup SFS umumnya dilakukan via Line.

Karena aturan yang detail tersebut, ditambah perlu komitmen waktu khusus untuk pengerjaannya, SFS ini kadang tidak dikerjakan oleh pemilik olshop langsung. Pemilik olshop bisa menggunakan jasa admin SFS.

Admin biasanya adalah orang yang sudah berpengalaman mengerjakan SFS, sehingga kita tidak perlu bingung-bingung membaca atau memahami aturan SFS yang kadang sangat ribet. Admin juga yang akan melakukan posting foto SFS sesuai jadwal. Karena admin akan login ke akun IG kita, maka pastikan pilih admin yang terpercaya. Jasa admin SFS bisa dicari di IG ataupun di forum-forum.

Tanpa jasa admin, SFS bisa dikerjakan sendiri oleh pemilik olshop. Ikuti aturan yang sudah ditetapkan dan patuhi kesepakatan yang sudah dibuat. Jika diperlukan gunakan aplikasi pembantu seperti aplikasi untuk buferring atau scheduling posting.

Untuk beberapa olshop, SFS sangat efektif meningkatkan follower. Banyaknya tambahan follower bervariasi bergantung seberapa menarik foto dan caption yang digunakan untuk SFS. Untuk melihat tips membuat foto dan caption menarik, bisa cek postingan ini ya.

Kelemahan SFS adalah sifat kegiatannnya yang spamming. Dalam sehari kita biasanya posting hingga dua puluh hingga tiga puluh foto dalam satu waktu. Jika current follower kita merasa terganggu, biasanya mereka cenderung akan unfollow.

Potential customer yang bisa kita dapat dari SFS adalah sebanyak rata-rata follower olshop dikali jumlah olshop yang bergabung dalam grup SFS. Misal kita bergabung ke grup SFS 1K. Jumlah member grup 22. Maka potential customer kita adalah (22-1)X1K = 21K. Wow, menggiurkan bukan. Ada yang pernah bergabung di SFS, bagaimana pendapat kalian?

Cara Menambah Followers Instagram dengan Cepat


Salah satu cara menambah followers Instagram dengan cepat adalah membeli fake followers. Ada banyak penjual jasa fake followers dan harganya pun tidak terlalu mahal. Sekali kita bayar, followers akan bertambah secara instan. Fake followers bahkan dijual dalam jumlah puluhan ribu.

Meskipun demikian, cara ini sangat tidak disarankan karena berisiko akun di-banned. Selain itu fake followers tidak akan menghasilkan konversi apapun terhadap akun kita. Misalnya, akun kita adalah akun jualan makan fake followers ini tidak akan memberikan konversi berupa penjualan apa pun.

Berikut ini adalah 5 tips cara untuk menambah followers instagram dengan cepat namun bersifat organik. Followers organik lebih berpotensi menghasilkan konversi berupa penjualan, likes, comment, dll.


  • Follow for Follow 
Awalnya kita mencari akun dengan tema/niche yang serupa dengan akun kita (kita sebut, akun sasaran). Kemudian kita follow satu per satu followersnya. Setelah beberapa akun mem-follow balik akun kita, maka kita akan unfollow mereka satu per satu.
Sejauh pengalaman yang pernah saya coba, FFF ini bisa memberikan tambahan followers hingga 10% - 15% dari jumlah followers yang kita follow dari akun sasaran. Jika ingin aman dan terhindar dari banned Instagram, dalam sehari kita sebaiknya memfollow tidak lebih 500 orang.

  • Shout for Shout
Ini merupakan metode yang banyak digunakan oleh online shop Indonesia. Namun cara ini juga jamak dilakukan di akun akun luar negeri. SFS merupakan kumpulan atau grup pemilik akun yang saling bertukar promosi di akun masing-masing. Bagi beberapa akun, cara ini cukup efektif untuk menambah follower. Apalagi jika dilakukan secara rutin.

  • Comment dan Likes
Memberikan comment di akun publik atau akun selebgram dipercaya dapat menarik followers ke akun kita. Namun demikian, jangan sampai comment-nya bersifat spamming. Berikan comment yang positif dan tulus. Selain itu, memancing followers untuk mengikuti akun kita bisa juga dilakukan dengan memberikan likes. Berikan 5 – 8 likes ke foto yang berbeda ke setiap akun yang kita ingin difollow. Jika beruntung, beberapa akun akan memberikan likes balik ke kita atau do follow akun kita.

Memulai Jualan di Instagram


Jumlah pengguna Instagram (IG) saat ini mecapai angka 400 juta, dan Indonesia menempati urutan ketiga terbanyak. Uniknya 89 persen pengguna Instagram di tanah air berada dalam rentang umur 18 – 34 tahun dan 63 persen di antaranya merupakan perempuan. Oleh karenanya tidak mengherankan jika banyak online shop (olshop) yang melirik media sosial ini untuk berjualan.

Beberapa di antaranya sukses hanya dalam hitungan bulan. Mereka yang berhasil umumnya memiliki traffic yang tinggi dan mampu mengkonversinya menjadi penjualan. Salah satu indikasi trafik tinggi adalah jumlah follower. Meskipun tidak mutlak, akun onlineshop di IG yang memiliki follower tinggi cenderung mempunyai sales/penjualan yang tinggi pula. Oleh karena itu, banyak olshop yang berlomba-lomba meningkatkan jumlah follower dengan berbagai metode. Metode ini ada yang gratis ada pula yang berbayar. Ada yang rendah resiko dan followernya cenderung organik namun ada juga yang risikonya besar hingga terancam di-banned oleh IG.

Beberapa cara yang paling populer dalam menaikkan jumlah followers adalah Shout for Shout (SFS), Endorse, dan Paid Promote. Selain cara-cara itu terdapat juga metode lain yang unik dan kreatif yang akan diposting kemudian.

Selain menaikkan follower, berjualan di IG juga harus memperhatikan foto dan caption (focap) yang digunakan. Foto sebaiknya memiliki resolusi tinggi dan cukup terang/cahaya. Tips foto produk sederhana bisa dicari melalui google, ada banyak artikel terkait topik ini.

Kedua hal di atas, menaikkan followers dan memaintain focap, merupakan kunci untuk berjualan di IG. Jika keduanya sudah bisa dilakukan, insha Allah penjualan akan muncul dan bertambah.

Cara Membuat Akun Instagram

Perlu diketahui bahwa kita bisa membuat akun IG dengan email, nomor handphone ataupun menggunakan akun Facebook. Sebelum mulai membuat akun,...